Berita Cabang - Ranting

Pertolongan Cepat Muhammadiyah: Kolaborasi Takmir Al Huda dan Lazismu Selamatkan Warga

muhamamdiyahpekalongan.or.id I WIRADESA – Respons cepat ditunjukkan oleh Takmir Mushola PRM Al Huda Delegtukang saat menghadapi warga yang kritis dengan menggandeng Layanan Ambulance Lazismu. Sinergi ini membuktikan kuatnya peran organisasi dalam memfasilitasi kebutuhan gawat darurat masyarakat di tingkat akar rumput, Selasa (7/4/2026).

Aksi kolaboratif ini memastikan pasien yang membutuhkan perawatan intensif dapat segera dievakuasi menuju Rumah Sakit Islam (RSI) PKU Muhammadiyah Pekajangan. Kecepatan koordinasi menjadi faktor penentu dalam menyelamatkan nyawa warga yang tengah dalam kondisi medis darurat tersebut.

Sinergi Tanpa Batas Selamatkan Nyawa

Tanpa menunggu lama setelah menerima laporan warga, Takmir Mushola Al Huda langsung mengondisikan tim Lazismu KL Wiradesa yang memiliki layanan ambulance siaga. Sinergi ini menunjukkan bahwa jalur komunikasi antarlembaga di lingkungan Muhammadiyah berjalan sangat efektif untuk kepentingan kemanusiaan.

“Kami mendapat laporan bahwa ada warga yang kondisinya kritis dan butuh segera dibawa ke rumah sakit. Alhamdulillah, kolaborasi dengan Lazismu KL Wiradesa berjalan lancar. Ambulance segera kita kondisikan,” ujar perwakilan Takmir Mushola Al Huda Delegtukang.

Baca Juga  Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Sebut Bangsa ini Sakit Karena Tidak Jujur dan Amanah

Pimpinan Lazismu KL Wiradesa menegaskan bahwa keberadaan armada ini memang diprioritaskan untuk Pertolongan Cepat Muhammadiyah bagi masyarakat luas, terutama dalam memfasilitasi akses cepat menuju fasilitas kesehatan.

Ambulance Lazismu KL Wiradesa di RSI Pekajangan

Sinergi Ujung Tombak Pelayanan Umat

Layanan ini merupakan bentuk nyata kemanfaatan dana umat yang dikelola secara profesional. Sinergi antara takmir mushola sebagai informan akar rumput dan Lazismu sebagai penyedia fasilitas kesehatan darurat menciptakan jaring pengaman sosial yang kokoh di Wiradesa.

“Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari pertolongan ini. Sinergi dengan takmir mushola sangat penting untuk memastikan tidak ada warga yang terlambat mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.

Melalui Aksi Cepat Lazismu ini, PRM Delegtukang membuktikan bahwa mushola bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat solusi bagi persoalan kemanusiaan di sekitarnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button