Transparan dan Akuntabel, Lazismu KL Pisma Tuntaskan Pentasyarufan Zakat Maal Tahap Ketiga

muhammadiyahpekalongan.or.id | PEKALONGAN – Lazismu Kantor Layanan (KL) Pisma terus memperkuat komitmennya dalam menjaga amanah umat. Pada Jumat malam (3/4/2026), bertempat di Masjid Al-Hidayah Pisma, Lazismu KL Pisma secara resmi melaksanakan penyaluran dana Zakat Maal tahap ketiga kepada berbagai asnaf yang membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata tata kelola zakat yang sistematis dan terukur. Penyaluran tahap ketiga ini difokuskan pada pemberdayaan organisasi Muhammadiyah serta bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di lingkungan Pisma Griya Permai.
Rincian Penyaluran Tahap Ketiga:
Bantuan Operasional PAYM Kedungwuni (Putra): Rp2.000.000,-
Bantuan Operasional PAYM ‘Aisyiyah Kedungwuni (Putri): Rp3.000.000,-
Bantuan Operasional PRM Pisma: Rp4.000.000,-
Bantuan Permodalan UMKM: Diberikan kepada Bapak Munthoha, warga Pisma Griya Permai.
Rekam Jejak Penyaluran yang Terukur
Kepala Lazismu KL Pisma, Sugiyono, menjelaskan bahwa penyaluran ini dilakukan secara bertahap guna memastikan manfaat yang dirasakan tepat sasaran. Ia memaparkan kilas balik penyaluran pada tahap sebelumnya:
Tahap Pertama (Malam Idul Fitri): Penyaluran santunan bagi 90 warga asnaf fakir dan miskin di lingkungan Pisma Griya Permai dan Wiranata, masing-masing sebesar Rp150.000.
Tahap Kedua: Penyaluran untuk asnaf Fi Sabilillah, yakni apresiasi bagi 6 guru TPQ ‘Aisyiyah Al-Hidayah Pisma.
”Penyaluran berikutnya akan kita fokuskan untuk asnaf amilin dengan besaran yang disesuaikan secara proporsional, yakni tidak melebihi seperdelapan dari total penghimpunan zakat,” terang Sugiyono.
Respons Positif Tokoh Persyarikatan

Ketua PRM Pisma, Fery Irawan, menyambut baik dedikasi Lazismu KL Pisma. Ia menyoroti bahwa bantuan permodalan UMKM menjadi terobosan penting dalam meningkatkan ekonomi umat.
”Lazismu bekerja cepat dan tanggap tanpa memandang latar belakang. Ini membuktikan bahwa kehadiran Lazismu benar-benar dirasakan oleh warga. Semoga Lazismu KL Pisma tetap eksis dan berjaya sesuai mottonya, ‘Memberi Untuk Negeri’,” ujar Fery.
Langkah transparansi ini diharapkan dapat memacu kepercayaan masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Lazismu, demi mewujudkan kemandirian ekonomi umat di Pekalongan.



