Berita AUM

Menuju Guru Teladan Al-Qur’an: Upaya MIM Tambakroto Kajen Standarkan Bacaan Pendidik

muhammadiyahpekalongan.or.id | Kajen,  18 April 2026 – MIM Tambakroto Kajen (MIMTaKa), menggelar pelatihan tahsin Al-Qur’an dengan Metode Ummi pada Sabtu (18/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti berbagai unsur pendidikan dan organisasi setempat sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di sekolah maupun taman kanak-kanak.

Peserta pelatihan terdiri atas perwakilan Majelis Dikdasmen, pengurus ranting Muhammadiyah Tambakroto, seluruh guru MIM Tambakroto, guru TK Aisyiyah Tambakroto, guru TK ABA Nyamok, serta narasumber dari guru TPQ MIM Kauman Wiradesa.

Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, makharijul huruf, serta pengenalan teknik pembelajaran Al-Qur’an melalui Metode Ummi yang dikenal sistematis dan mudah diterapkan di lembaga pendidikan.

Kepala MIM Tambakroto, Djoko Susilo, S.Pd.SD, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah nyata sekolah dalam memperkuat pendidikan keislaman sejak usia dini hingga jenjang dasar.

Baca Juga  Pawai Taaruf TK ABA Kajen Meriahkan Kajen, Gaungkan Syiar Dakwah Sejak Usia Dini

“Pelatihan tahsin ini sangat penting agar para pendidik memiliki standar bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar. Dengan begitu, guru dapat menjadi teladan sekaligus membimbing peserta didik secara tepat,” ujar Djoko Susilo saat membuka kegiatan.

Ia menambahkan, kemampuan guru dalam membaca dan mengajarkan Al-Qur’an menjadi salah satu fondasi utama dalam pembentukan karakter siswa di sekolah Muhammadiyah.

Guru MIM Tambakroto Kajen

“Kami berharap setelah pelatihan ini, seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh di lembaga masing-masing sehingga kualitas pembelajaran Al-Qur’an semakin meningkat,” lanjutnya.

Suasana pelatihan berlangsung antusias. Para peserta mengikuti sesi teori dan praktik secara langsung bersama narasumber. Dalam sesi praktik, peserta dibimbing memperbaiki pelafalan huruf hijaiyah, panjang pendek bacaan, hingga teknik penyampaian materi kepada siswa.

Metode Ummi sendiri telah banyak digunakan di berbagai sekolah Islam karena menitikberatkan pada mutu bacaan, pendekatan klasikal, serta pembelajaran yang menyenangkan dan terukur.

Baca Juga  Targetkan Tidak Ada Lulusan Nganggur, BKK SMK Muhammadiyah Kedungwuni Terus Dioptimalkan

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan sinergi antar lembaga pendidikan di wilayah Tambakroto Kajen dan sekitarnya. Dengan melibatkan unsur sekolah, organisasi, dan pengajar Al-Qur’an, diharapkan tercipta kerja sama berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan agama.

Melalui pelatihan ini, MIM Tambakroto Kajen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik sekaligus menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang berkualitas bagi generasi muda.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button