Berita Persyarikatan

Terjun ke Sawah, Kader Muhammadiyah Pekalongan Raya Dalami Strategi Ketahanan Pangan

muhammadiyahpekalongan.or.id I BREBES – Sekolah Kader Pemberdayaan Masyarakat (SEKAM) Regional Pekalongan Raya yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Brebes (UMBS) tidak hanya diisi dengan teori di dalam ruangan. Para kader diajak melakukan observasi langsung di lahan pertanian guna merumuskan model pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal yang aplikatif pada 8–10 Mei 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah ini mengombinasikan simposium strategis dengan praktik lapangan. Fokus utamanya adalah membekali kader dengan kemampuan memetakan persoalan sosial dan menciptakan solusi mandiri melalui ketahanan pangan.

Peserta Utusan dari PDM Pekalongan

Kontribusi Aktif Delegasi Kabupaten Pekalongan

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan mengirimkan delegasi terbaiknya dari berbagai cabang untuk menyerap ilmu pemberdayaan ini. Tercatat, sebanyak 4 orang dari PCM Kajen, serta perwakilan dari PCM Bojong, PCM Pekajangan, dan PCM Wiradesa hadir langsung mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk merumuskan program kolaboratif antar-daerah.

Baca Juga  Muhammadiyah Wonokerto Bergerak Cepat Tangani Banjir di Desa Rowoyoso, Bangun Pos Layanan Pengungsian dan Dapur Umum

Kehadiran utusan dari berbagai cabang ini diharapkan menjadi motor penggerak dakwah pemberdayaan di tingkat akar rumput, sehingga program yang disusun benar-benar berdampak pada ekonomi warga.

Membangun Masyarakat Mandiri

Melalui kunjungan ke lahan pertanian, peserta belajar mengenai tata kelola ekonomi berbasis potensi lokal yang berkelanjutan. Ketua panitia menegaskan bahwa SEKAM adalah wadah konsolidasi untuk melahirkan kader solutif yang mampu menggerakkan masyarakat secara nyata dan berkemajuan. Dengan berakhirnya kegiatan ini, para kader kini membawa bekal strategi baru untuk diimplementasikan di wilayah masing-masing di seluruh Karesidenan Pekalongan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button