BeritaBerita PersyarikatanBerita Umum

2 Pekan Tanggap Darurat Banjir Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan Terima dan Salurkan 1/4 M Kepada Korban

pekalonganmu.com, Wiradesa – Setelah hampir 2 (dua) pekan tanggap darurat banjir di Kecamatan Wiradesa dan Wonokerto, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan gelar Konferensi Pers pada hari Kamis 18 Februari 2021. Dalam kesempatan konferensi pers tersebut diungkap tujuan Muhammadiyah melakukan tanggap banjir yang dibingkai dalam One Muhammadiyah One Response (OMOR) itu. OMOR dimaksudkan dalam upaya tanggap bencana Muhammadiyah keluar melalui 1 pintu, yaitu Muhammadiyah. Semua sumber daya, baik dana, logistik, sarana prasarana, dan tenaga (manusia – relawan) menggunakan nama Muhammadiyah, yang dalam hal ini dikomandoi oleh Lembaga Penanggulangan Bencana – Muhammadiyah Disaster Management Centre (LPB – MDMC) dan Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU). LPB – MDMC memimpin tindakan di lapangan, yakni terkait suplai logistik, tindakan evakuasi, penampungan pengungsi, hingga program layanan langsung terhadap penyintas banjir dalam bentuk pemeriksaan kesehatan. Lazismu berperan sebagai lembaga penggalang dana, baik yang bersifat internal dari warga dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), maupun eksternal dari seluruh komponen masyarakat.

Baca Juga  Panen Perdana Melon Golden Aroma Hidroponik PCM Kajen : Langkah Awal Pemberdayaan Masyarakat

Konferensi Pers yang diselenggarakan di Madrasah Diniyah al Wustho Pencongan, Wiradesa, disampaikan bahwa untuk Muhammadiyah mulai beberapa tahun terakhir ini melakukan tanggap banjir sekaligus memberdayakan warga.

“Banjir di wilayah ini adalah musibah yang terjadi berulang, hampir tiap tahun, sehingga Muhammadiyah disamping memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir, juga memberdayakan mereka untuk terlibat langsung dalam membantu diri, misalnya mereka terlibat dalam dapur umum,” ungkap Helman Qomari, mewakili PDM.

Saat ini Pos Koordinasi (POSKOR) Muhammadiyah, total melayani 29 Dapur Umum (DU), sejak tanggal 7 – 17 Februari tanggap banjir. Logistik yang dikirim ke DU tersebut diantaranya adalah beras, minyak goreng, telur, sayuran, bumbu masak, makanan anak-anak, pampers, obat-obatan, pembalut, dan air minum. Total penerima manfaat dapur umum yang dikoordinasi oleh POSKOR Muhammadiyah sejak tanggal 7 hingga 17 Februari adalah 72.277 jiwa. 

Baca Juga  Muhammadiyah Pekalongan Tangani Kerusakan KB Aisyiyah Wangandowo Akibat Banjir Bandang

“Total penerimaan donasi, baik berupa uang maupun barang, dan yang sudah disalurkan melalui DU-DU tersebut mencapai 1/4 milyar rupiah,” lanjut Helman, menerangkan.

Sampai saat ini hujan masih mengguyur dengan intensitas tinggi, sehingga aktivitas relawan Muhammadiyah yang tergabung dalam tanggap banjir pun semakin sibuk, karena harus juga membantu evakuasi warga ke tempat yang aman.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button