Berita Persyarikatan

Berkontribusi dalam Penataan Akses Tanah, Lazismu PekalonganTerima Penghargaan dari BPN

muhammadiyahpekalongan.or.id , PEKALONGAN — Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pekalongan menerima penghargaan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Pertanahan Kota Pekalongan atas kontribusinya dalam program penataan akses reforma agraria. Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian kegiatan _Refleksi Akhir Tahun 2025_ yang digelar pada Selasa (30/12/2025) di Ruang Serana Lantai II, Kantor Pertanahan Kota Pekalongan, Jalan Majapahit No. 2.

Sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Pekalongan, Dr. Joko Wiyono, S.P., M.AP., dan diterima oleh Miftahuddin, S.E., M.M., selaku perwakilan Divisi Program Lazismu Kabupaten Pekalongan.

Dalam sambutannya, Joko Wiyono menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan program strategis nasional, khususnya reforma agraria. “Kami tidak hanya fokus pada pelayanan rutin, tetapi juga terus berinovasi dan menyelesaikan persoalan kewilayahan. Salah satunya adalah konsolidasi tanah di kawasan kumuh Kampung Clumprit, Kelurahan Degayu, yang kami targetkan rampung bertahap hingga 2029,” jelasnya.

Baca Juga  Krisis Mubaligh, Muhammadiyah Cabang Pencongan Adakan Orientasi Mubaligh

Ia menambahkan, keberhasilan penataan akses di Kampung Reforma Agraria Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, tak lepas dari sinergi dengan berbagai elemen, termasuk Lazismu. “Kami mengapresiasi peran Lazismu yang aktif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di kawasan tersebut,” ujar Joko.

Sementara itu, Miftahuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima. Ia menilai, kolaborasi antara Lazismu dan BPN Kota Pekalongan merupakan bentuk nyata sinergi antar-lembaga dalam membangun masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkontribusi dalam program-program pemberdayaan. Insya Allah, program budidaya lele di Kampung Agraria Bugisan akan kami lanjutkan mulai akhir Januari atau awal Februari 2026. Harapannya, program ini bisa menjadi percontohan penataan kawasan kumuh di wilayah lain,” ungkap Miftah.

Selain Lazismu, sejumlah pihak lain juga menerima penghargaan atas kontribusinya dalam proses sertifikasi dan konsolidasi tanah sepanjang tahun 2025.(nanank)

Baca Juga  Ayo Hadiri Pengajian Ahad Pagi Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Pekalongan

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button