Napak Tilas IPM SMK Muhammadiyah Kajen: Menyerap Semangat Dakwah dan Keikhlasan Pendiri Muhammadiyah

muhamamdiyahpekalongan.or.id , KAJEN, 17 Januari 2026 – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah Kajen (Muhamka) menggelar kegiatan Tour Jogja: Napak Tilas Lahirnya Muhammadiyah. Kegiatan ini diikuti oleh pengurus IPM SMK Muhamka bersama guru, karyawan pendamping, serta Kepala SMK Muhamka, Cipto Wiharso.
Tour ini bertujuan memperkuat pemahaman sejarah Muhammadiyah sekaligus menumbuhkan semangat keislaman dan keorganisasian di kalangan pelajar. Dengan mengunjungi langsung situs-situs bersejarah, peserta diajak belajar secara kontekstual mengenai perjuangan dan nilai-nilai yang melatarbelakangi lahirnya Muhammadiyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Makam KH Ahmad Dahlan di Karangkajen, Yogyakarta. Di tempat ini, peserta melakukan refleksi atas perjuangan pendiri Muhammadiyah dalam melakukan pembaruan pemikiran Islam dan dakwah pencerahan. Perjalanan dilanjutkan ke Makam Nyai Siti Walidah di Kauman, tokoh perempuan Muhammadiyah yang dikenal atas kiprahnya dalam pendidikan dan pemberdayaan perempuan melalui organisasi ‘Aisyiyah.

Destinasi berikutnya adalah Langgar Kidul Kauman, tempat bersejarah yang menjadi saksi awal pengajian dan aktivitas dakwah KH Ahmad Dahlan. Suasana sederhana namun sarat nilai sejarah memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta untuk memahami awal mula berdirinya Muhammadiyah. Napak tilas ditutup dengan kunjungan ke Museum Muhammadiyah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, yang menyajikan dokumentasi perjalanan Muhammadiyah dari masa pendirian hingga kiprah besarnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.
Kepala SMK Muhamka, Cipto Wiharso, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi pelajar Muhammadiyah.
“Pengurus IPM SMK Muhamka sebagai kader Muhammadiyah yang selama ini telah berjuang di lingkungan sekolah, maka hari ini kita ajak ke kota kelahiran Muhammadiyah untuk belajar secara langsung,” ujarnya.
Salah satu pengurus IPM, Ariful Mubarok, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya merasa beruntung dapat menjelajahi langsung situs-situs bersejarah Muhammadiyah di Yogyakarta. Pemahaman yang diperoleh terasa lebih nyata dan bermakna,” katanya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus IPM SMK Muhamka semakin termotivasi untuk meneladani nilai perjuangan, keikhlasan, dan semangat berkemajuan dalam menjalankan peran mereka sebagai pelajar sekaligus kader Muhammadiyah.(RWD)



