Berita Persyarikatan

Lazismu Kabupaten Pekalongan Gelar Rakorsus Ramadhan 1447 H, Optimalkan Peran Masjid dan Mushola

muhammadiyahpekalongan.or.id , Bligo — Lazismu Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Ramadhan 1447 Hijriah di Bligo, tepatnya di SMK Muhammadiyah Bligo, Sabtu (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan peran masjid dan mushola dalam penghimpunan dana Ramadhan yang berdampak dan berkemajuan bagi pemberdayaan umat.

Rakorsus mengusung tema *“Optimalisasi Peran Masjid dan Mushola dalam Penghimpunan Ramadhan untuk Program Pemberdayaan Umat yang Berdampak dan Berkemajuan.”* Acara berlangsung lancar dan penuh semangat, diikuti para mitra Lazismu dari takmir masjid dan mushola se-Kabupaten Pekalongan.

Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Pekalongan, M. Lutfi Maulana, menegaskan Rakorsus merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi.

“Rakorsus ini sangat strategis. Kami mengundang kembali para takmir masjid untuk selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan Lazismu. Harapannya, penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZISKA) dapat terhimpun secara maksimal dan memberi manfaat lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga  Cegah Kejadian Bullying di Kampus, UMPP Gelar Seminar Peduli Bullying, Body Shaming dan Sexual Abuse

Ia menambahkan, kolaborasi yang solid diharapkan mampu melampaui target penghimpunan sekaligus memperbesar dampak program. “Bersinergi dan berkolaborasi Lazismu dengan masjid adalah kunci,” katanya.

Sementara itu, Pembina Lazismu Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Riyanto, M. Pd, menekankan pentingnya kekompakan mitra dalam tata kelola zakat dan dana sosial keagamaan.

“Sebagai mitra, kita perlu antisipasi ke depan. Terkait zakat dan lainnya, kita harus satu komando melalui Lazismu. *One Muhammadiyah One Response (OMOR)* menjadi semangat kita,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Lazismu membuka Pos Koordinasi (Poskor) di RSI sebagai respons kemanusiaan. “Bantuan dapat disalurkan melalui Poskor maupun kantor Lazismu,” imbuhnya.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Mulyono, menegaskan peran Lazismu sebagai gerakan filantropi yang berdampak.

“Keberhasilan filantropi bukan hanya diukur dari banyaknya dana terhimpun, tetapi dari hadirnya senyum dan keberdayaan masyarakat. Lazismu harus amanah dan transparan karena kepercayaan umat adalah hal utama,” tegasnya.

Baca Juga  Bendera “One Piece” sebagai Simbol Protes Melawan Kemapanan Demokrasi Sudut Pandang Demonstrasi di Indonesia dan Nepal

Ia menambahkan, Lazismu tidak dapat berjalan sendiri. “Perlu menggandeng ranting dan takmir masjid hingga ke lorong-lorong masyarakat,” katanya.

Rakorsus ini diselenggarakan untuk mengoordinasikan kesiapan para mitra dalam menyambut Ramadhan 1447 H, khususnya dalam penghimpunan dana umat selama bulan suci, agar pengelolaan ZISKA semakin terarah, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. (HN)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button