Berita Persyarikatan

Kyai Tafsir: Akidah dan Akhlak Saja Tak Cukup, Kader Muhammadiyah Harus Kuasai Teknologi

muhammadiyahpekalongan.or.id | SALATIGA – Muhammadiyah harus bergerak melampaui cara-cara konvensional agar tetap kompetitif di era digital. Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. K.H. Tafsir, M.Ag., saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen MPM & SatuMu di Hotel Grand Wahid, Salatiga, Rabu (22/4/2026).

​Di hadapan 121 utusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Tengah, Kyai Tafsir menyampaikan pesan provokatif mengenai masa depan dakwah. “Sekarang ini tidak cukup hanya berbekal akidah dan akhlak. Kader Muhammadiyah harus menguasai teknologi. Organisasi kita tidak boleh hanya sekadar ‘ada’, tetapi harus mampu berkompetisi dan memenangkan persaingan,” tegasnya.

​Modernisasi Lewat SatuMu dan e-KTAM

Kegiatan yang dipimpin oleh Sekretaris PWM Jateng, Dodok Sartono, S.E., M.M., ini merupakan langkah konkret implementasi amanat Muktamar ke-48 mengenai transformasi teknologi informasi. Fokus utama Bimtek ini adalah percepatan aplikasi SatuMu dan integrasi e-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik).

Baca Juga  UMPP Berangkatkan Tim Kesehatan ke Sulbar

​Akselerasi ini bertujuan menciptakan manajemen organisasi yang Maju, Profesional, dan Modern (MPM). “Manajemen yang modern dimulai dari kerapian data dan kecepatan akses informasi. Melalui SatuMu, Muhammadiyah sedang membangun ekosistem digital yang solid,” ujar Dodok Sartono dalam laporannya.

​Inspirasi Gedung 12 Lantai dan Mentalitas Berkah

Kyai Tafsir juga membagikan kabar gembira mengenai rencana pembangunan Kantor PWM Jawa Tengah setinggi 12 lantai. Gedung ini diproyeksikan menjadi simbol kemajuan fisik yang dibarengi dengan kemajuan manajemen.

​Tak lupa, beliau memberikan motivasi spiritual kepada para staf kantor dan operator data. “Pikiranmu adalah takdirmu. Berdoalah dan bekerjalah dengan mentalitas ‘gaji besar dan berkah’. Jika manajemen kita profesional, maka kesejahteraan dan keberkahan akan mengikuti,” tambahnya yang disambut antusias oleh para peserta.

​Kehadiran Delegasi Pekalongan

PDM Kabupaten Pekalongan turut mengambil peran aktif dalam transformasi ini dengan mengirimkan tim staf kantor yang terdiri dari Bapak Nisfun Nahar, Ahmad Zaeni, dan Moh. Dwi Kurniawan Riski. Keikutsertaan mereka memastikan bahwa tata kelola administrasi di Kabupaten Pekalongan segera bersinergi dengan sistem digital terpusat milik PWM Jawa Tengah.

Baca Juga  Persiapan Muktamar, Panitia Dilatih Agar Konsumsi Peserta Muktamar Sehat, Nikmat dan Tepat Waktu

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button