Ancaman PHK dimana-mana, Muhammadiyah Minta Lazismu Jadi Solusi Bagi Semua Umat
PEKALONGAN – Merespon kondisi ancaman maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) pada tahun yang krusial, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan meminta Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Pekalongan untuk menjadi solusi bagi seluruh permasalahan umat. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Riyanto, M. Pd, saat menutup kegiatan Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Program Ramadhan 1446 Hijriyah/2025 Masehi Lazismu se-Kabupaten Pekalongan, Sabtu, 15 Februari 2025 di aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, jalan Pahlawan, Gejlik, Kajen, Pekalongan.
“Tahun ini cukup krusial, mohon maaf, PHK dimana-mana, disekitar kita pun bisa terjadi sedemikian rupa, maka kita harus benar-benar selektif dan kita harus benar-benar menjadi solusi bagi semua umat”, tutur Riyanto.
Riyanto mengapresiasi kesiapan program-program Lazismu Kabupaten Pekalongan di bulan Ramadhan dalam mengkondisikan target penghimpunan zakat, infaq, shadaqah selama bulan ramadhan sebesar 6 milyar rupiah.
Riyanto juga menyoroti bahwa Lazismu saat ini menjadi tumpuan bagi semua, baik di level Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Daerah maupun Pimpinan Cabang Muhammadiyah.
“Seluruh elemen yang ada di Lazismu harus bekerja sesuai dengan apa yang telah menjadi rencana-rencana yang ditetapkan. Semoga semua ini menjadi amal sholeh bagi panjenengan” tutur Riyanto.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Pekalongan, M. Ali Sofyan, menyampaikan bahwa sebagai lembaga yang konsen secara serius memberantas kemiskinan dan meningkatkan ekonomi umat, Lazismu Kabupaten Pekalongan mendorong agar zakat memiliki peran besar dalam menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat. Zakat diharapkan bukan hanya sekedar kewajiban, tetapi juga menjadi solusi sosial yang membawa kemakmuran bagi semua.
“Bulan Ramadhan yang sebentar lagi tiba merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Ibadah yang secara khusus dilaksanakan setiap bulan Ramadhan adalah puasa dan zakat, baik itu zakat maal maupun zakat fitrah. Kegiatan yang biasa kita lakukan di bulan ramadhan itu dalam rangka pengentasan kemiskinan karena targetnya adalah fakir miskin”, tutur Ali Sofyan. (Fakhrudin)



